Mari Menonton adalah kegiatan tahunan yang digagas oleh Kinoki dengan sistem rekanan, bertujuan untuk mewujudkan kesadaran dan edukasi publik atas nilai penting film sebagai karya seni, media pendidikan maupun penyabangan dari industri kreatif di Indonesia.
Bekerja sama dengan Festival Kesenian Yogyakarta, Mari Menonton hadir dalam bentuk bioskop di arena Pasar Raya pada 8 Juni 2008 – 6 Juli 2008 yang bertempat di gedung F kompleks benteng Vredeburg, Jogjakarta.
Selain program pemutaran (eksebisi) dengan sistem programing, Mari Menonton juga melibatkan segenap pihak dalam berbagai bentuk kegiatan non eksebisi yaitu :
1. Pembukaan Kompetisi Festival Film Dokumenter 2008
Pengumuman kategori dan mekanisme pendaftaraan peserta kompetisi Festival Film Dokumenter 2008
2. Lokakarya Metode Penceritaan
(gratis dengan pendaftaran)
Kerja sama dengan Komunitas Dokumenter / Festival Film Dokumenter
3.Peluncuran The Marshall Plan
Lembaga label DVD dan distribusi independen untuk film alternatif di Indonesia
Diskusi:
Menjadi distributor film alternatif di Indonesia
Seminar:
Short Films for Sale
Mengulik kemungkinan penetapan ongkos pemutaran (screening Fee) dan pembelian hak pemutaran (screening rights) dalam kondisi perfilman pendek di Indonesia
(terbuka untuk umum dengan biaya pendaftaran)
Pembicara:
Dimas Jayasrana (The Marshall Plan), Ajisena (Fourcolours Film) dan Ronny* (Jive Production)
*dalam konfirmasi
Kerja sama dengan The Marshall Plan, Fourcolours Film
4. Lokakarya Manajerial dan Pembuatan Program
Tim Program Kinoki
(terbuka untuk umum dengan biaya pendaftaran)
5.Forum:
Liga Diskusi Editor / Editor Discussion League
Lokakarya Editing
(dengan biaya pendaftaran)
Kerja sama dengan Liga Diskusi Editor dan Emax official apple retailler
6. Jajak pendapat
bukan sensor tapi klasifikasi (uncensored but classified)
Selama pemutaran film
Kerja sama dengan Masyarakat Film Indonesia dan Babibuta films
pendaftaran dan keterangan lebih lanjut:
Marimenonton.blogspot.com
Lala (085729252398) atau
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it