Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Rupiah Pagi Menguat ke 9.815 (1 viewing) (1) Guest
Go to bottom Favoured: 0
TOPIC: Rupiah Pagi Menguat ke 9.815
#4769
Rupiah Pagi Menguat ke 9.815 1 Month, 2 Weeks ago Karma: 0  
Rupiah Pagi Menguat ke 9.815

Rupiah menguat tajam di perdagangan sesi Senin pagi. Sinyal rebound-nya pasar finansial regional membuat rupiah punya nafas untuk menuju teritori positif. Apalagi bank sentral juga berjanji untuk siaga di pasar finansial.

Pada perdagangan valas pukul 08.42 WIB, Senin (13/10/2008) rupiah menguat hingga 45 poin ke posisi 9.815 per dolar AS. Posisi rupiah Senin pagi ini menguat lumayan dibandingkan Jumat pekan lalu yang melemah hingga ke 9.860 per dolar AS.

Mata uang utama regional rata-rata menguat pada awal pekan ini seperti won Korea yang menguat 2,77%, dan dolar Singpura menguat 0,33%. Penguatan mata uang regional ini seiring dengan reboud-nya pasar saham negera setempat.

Deputi Gubernur BI Miranda S. Goeltom di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Minggu (12/10/2008) malam mengatakan BI sudah menyiapkan berbagai hal untuk mengantisipasi setiap pergerakan di pasar.

BI juga selalu memantau pergerakan di pasar finansial seluruh dunia. Namun BI tidak bisa mengomentari hal yang terjadi saat ini mengingat perkembangan di seluruh dunia sangat dinamis.

"What is relevant today may not the relevant tomorrow. Jadi mendingan saya nggak usah ngomong terlalu banyak. Anda bisa juga lihat, baru saja Australia mengumumkan meng-cover semua guarantee deposit, dan sebagainya. Itu semua kan respons-respons yang terus dinamis sekali dan bergerak secara cepat," urainya.

Layaknya tugas BI selama ini, BI juga akan terus menjaga pergerakan rupiah. BI akan terus berada di pasar untuk menjaga agar jangan sampai pelemahan rupiah mempengaruhi perekonomian terlalu banyak.

"Kami ingin pasar tenang, karena BI tetap akan terus menjaga agar rupiah yang kalaupun melemah, melemahnya tetap mencerminkan bahwa itu adalah pengaruh global," jelas Miranda.

"Karena kalau ada kebutuhan likuiditas global yang banyak membutuhkan dana, sehingga mereka yang memiliki dana disini akan pergi keluar, suatu outflow yang kami perhatikan bahwa itu betul-betul sesuai kebutuhan. Sementara kalau yang belum butuh-butuh banget, kita nggak ingin terlalu banyak keluar," imbuhnya.

Sementara Gubernur BI Boediono mengungkapkan, setiap negara kini sedang mengalami kekeringan likuiditas, termasuk Amerika. Dan Indonesia tidak bisa menghindar dari kondisi yang mengglobal tersebut.
vino (User)
Pejuang Film
Posts: 61
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  

Go to top

                       

Copyright © 2008 filmpendek.org | Privacy Policy | Image Hosting

Gunakan minimum display setting 1024 x 768 dan Mozilla Firefox sebagai browser agar memperoleh tampilan website terbaik

eXTReMe Tracker
hit counters