|
Lensa Camera 8 Months ago
|
Karma: 4
|
|
Ada beberapa jenis lensa menurut panjang fokalnya. Panjang fokal adalah jarak antara pusat optik lensa dengan titik di mana gambar terlihat dalam keadaan focus. Ada beberapa jenis lensa, yaitu :
Lensa Normal
Lensa ini sering disebut dengan lensa standart. Gambar yang dihasilkan dengan lensa normal ini memberi kesan yang biasa dan datar. Tidak ada efek distorsi atau melengkung.
Lensa Wide/Sudut Lebar
Disebut lensa sudut lebar karena jangkauan dari subyek yang bisa ditangkap oleh lensa cukup lebar, sebagai gambaran dengan menggunakan lensa sudut lebar, kita tidak perlu mundur mengambil jarak karena ada beberapa bagian yang tidak tertangkap lensa, terutama pada pengambilan gambar grup shot, arsitektur, keramaian sebuah pasar, dan lain-lain.
Lensa Tele
Lensa dengan focal length yang panjang, bila menggunakan lensa ini subyek jadi terasa dekat sehingga kedalam menjadi kurang, keuntungannya kita bisa merekam gambar dari jarak cukup jauh tetapi dapat menghasilkan gambar seperti kalau kita dari jarak dekat. Selain itu penggunaan tele lens memberikan keuntungan pada kita akan ruang tajam yang sempit, sehingga kita dengan leluasa bisa melokalisir subyek, sementara yang lainnya akan terlihat blur. Kerugiannya disamping kedalam kurang, sedikit saja goyangannya pada kamera akan terlihat sekali dari hasil rekamannya, biarpun kita sudah memperoleh focus yang maksimal. Untuk menghindari goyangan kamera, kita bisa menggunakan tripod atau monopod.
Lensa Macro
Lensa ini sangat baik digunakan untuk merekam benda-benda kecil, seperti capung, serangga, buah yang kecil-kecil. Panjang fokal lensa macro antara 55-105 mm, tetapi didalam lensa macro (beda dengan lensa biasanya) ditambah beberapa jenis lensa sehingga kita bisa merekam gambar dari jarak dekat sekali, dan perbandingan antara subyek dengan yang ditangkap oleh lensa bisa mencapai 1:1. > Lensa Vario/Zoom
Lensa jenis ini merupakan penggabungan dari lensa sudut lebar sampai ke lensa tele. Jadi kita tidak perlu lagi mengganti lensa, cukup satu lensa sudah mencakup semua jenis lensa : lensa normal, lensa wide, lensa tele, dan lensa macro. Pada umumnya kamera video sudah dilengkapi dengan lensa zoom.
2. TUBUH KAMERA
Tubuh kamera ini berisi tabung pengambil gambar (pick up tube) yang berfungsi untuk merubah gambar optik yang dihasilkan lensa menjadi sinyal elektrik. Di tubuh kamera ini biasanya juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas kamera, seperti white balance, optical stabilization, shutter speed, iris dan lain-lain. Tergantung jenis kamera dan kebutuhannya.
FOKUS
Secara sederhana kita artikan saja ketajaman dari suatu titik ataupun benda yang kita lihat dengan mata telanjang. Begitu juga bila mata kita melihat sebuah benda melalui viewfinder kamera, maka benda yang tampak di viewfinder tersebut mungkin tajam, mungkin pula tidak. Untuk mengatur agar benda yang kita lihat malalui viewfinder nampak tajam, kita harus mengatur focus dengan cara memutar gelang pengatur jarak yang ada pada lensa.
F-STOP, DIAFRAGMA
F-stop adalah bilangan yang menunjukkan perbandingan antara panjang fokal dengan diameter lensa. Diafragma/Iris adalah bukaan lensa untuk menangkap sinar yang masuk. Semakin kecil angka f-stop, maka bukaan diafragma/irisnya semakin besar, dan sebaliknya semakin besar f-stop, bukaan diafragmanya semakin kecil. Pengaturan diafragma ini akan berkaitan pula dengan depth of field.
SHOOTER SPEED
Sama halnya dengan kamera SLR kamera video/film memiliki shooter speed. Fungsinya untuk mengatur seberapa cepat kamera dalam mengambil gambar. Jika memakai speed rendah missal 1/30 sec, maka gambar yang terekam mampu menimbulakan efek berbayang (slow motion) bila obyek bergerak cepat. Bila memakai speed tinggi missal 1/1000 sec maka gambar akan bergerak seperti normalnya atau tidak berefek.
OPTICAL STABILIZATION
Berfungsi menurangi getaran pada saat kamera berjalan mengikuti onbyek.
DEPTH OF FIELD
Yang dimaksud ruang tajam adalah ruang atau area pada foto semuanya akan terlihat tajam. Ruang tajam bisa kita atur sesuai dengan yang kita inginkan. Ruang tajam sangat dipengaruhi oleh seberapa besar aperture dibuka (besar bukaan diafragma), berapa milimeter panjang focal dari lensa yang digunakan, dan jarak lensa terhadap subyek yang akan dijepret. Semakin besar bukaan diafragma dan dengan kombinasi panjang focal lensa yang cukup panjang dan pengambilan dari jarak yang tidak terlalu dekat maka Depth of field menjadi sempit.
WHITE BALANCE
Salah satu kewajiban kita sebelum merekam gambar adalah harus mengeset white balance kamera terlebih dulu. Pada intinya televisi atau video menerima cahaya dari 3 warna primer RGB, red, green, dan blue. Bila ketiga warna ini dipadukan dalam perbandingan yang sama, maka akan menghasilkan warna cahaya putih. Warna putih inilah yang harus kita sesuaikan agar obyek putih benar-benar terlihat putih di lensa kamera. Padahal warna putih jika terkena cahaya warna lain sedikit saja akan berubah, seperti kekuning-kuningan atau kebiru-biruan. Jika di luar ruang/outdoor, maka warna yang ditangkap kamera video cenderung kebiru-biruan.
Sedangkan di dalam ruangan/indoor cenderung kemerah-merahan.
Untuk itulah di beberapa kamera video dilengkapi filter koreksi warna dan white balance yang dipasang di antara lensa dan tabung kamera. Pada umumnya kamera video dilengkapi 2 filter koreksi untuk outdoor dan indoor. Tetapi ada juga yang dilengkapi 4 jenis filter koreksi warna.
VIEWFINDER
Viewfinder merupakan monitor kecil sebagai jendela pengamat kita untuk bisa melihat obyek yang masuk ke dalam kamera. Pada umumnya viewfinder ini hanya monitor hitam putih. Tetapi ada beberapa yang berwarna seperti Handycam Sony dan Canon XL-2.
Dalam viewfinder biasanya disertai informasi fasilitas dan indicator pada saat rekaman, seperti indicator posisi kamera record atau pause/stand by, white balance, iris, dan battery atau kaset habis dan lain sebagainya.
3. RECORDER/VCR
Salah satu bagian dari kamera adalah VCR (Video Casette Recorder) alat perekam gambar dan suara. Di beberapa kamera ada yang recordernya terpisah seperti jenis U-matic. Tetapi ada juga yang menjadi satu dengan bodi kamera. Kelebihan menjadi satunya bodi kamera dengan recorder adalah keringanan dan efisiensi waktu. Pekerjaan menjadi lebih mudah.
|
|
ronny (User)
Jendral Film
Posts: 608
|
Logged
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
Re:Lensa Camera 7 Months, 4 Weeks ago
|
Karma: 2
|
thanx sob atas infonya 
|
|
|
Logged
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
Re:Lensa Camera 7 Months, 2 Weeks ago
|
Karma: 0
|
|
gw punya sonny vx2000 tapi ga ada manual booknya,.. tolong di namtu dong biar bisa mengenal lebih jauh,. trus kalo untuk pembuatan sebuah film menggunakan camera ini bisa ga? maksudnya dari hasil yang akan di dapat nantinya (kualitas) sudah cukup standart ga?
tolong ya kawan,...
|
|
snazzi* (User)
Warga Film
Posts: 19
|
Logged
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
Re:Lensa Camera 7 Months, 1 Week ago
|
Karma: 0
|
|
VX2000 bisa dibilang adiknya PD150. Secara fisik tampilannya sekilas sama, tapi beberapa fiturnya disederhanakan. Untuk bikin film pendek buat diputer di TV sih cukup, tapi kalo buat di layar gede kayaknya kurang, soalnya masih pake mini DV. Lensanya bisa diganti-ganti nggak? kalo yang ini gw kurang tau.
BTW, ada juga beberapa film layar lebar yang dishoot pake mini DV. Contohnya Full Frontal, 28 Days Later (pake Canon XL1), dan Pieces of April (pake Sony PD)
|
|
bima_p (User)
Pejuang Film
Posts: 64
|
Logged
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
Re:Lensa Camera 7 Months, 1 Week ago
|
Karma: 0
|
thanks ya bim,...
soal lensa,.. gw juga ga tau bisa diganti apa engga soalnya ni juga gw dpt dari sodara gw,..
gw skarang gi belajar mendirect untuk pembuatan sebuah film,.. ya walowpun film indy,.. tapi mudah2han bisa di comesilkan dengan cara dijual tayang ke tv2 local,.. nah takutnya persiapan gw lom lengkap,.. kawan2 ada yang tau ga tools apa aja yang diperlukan untuk pembuatan film,..?
thanks sebelom nya,.. 
|
|
snazzi* (User)
Warga Film
Posts: 19
|
Logged
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
Re:Lensa Camera 6 Months, 1 Week ago
|
Karma: 0
|
|
mas ronny thanks bgt infona....
w jd lbh phm soal kamera film...
tp klo bwt pemula kira2 yg cocok pake apa yah? dan klo mo produksi alat yg diperlukan pa ja? (ptnyan yg sama ky snazzi)
|
|
allie (User)
Pejuang Film
Posts: 39
|
Logged
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
Re:Lensa Camera 6 Months, 1 Week ago
|
Karma: 0
|
|
Jangan terlalu terpaku sama alat, kalo gitu bisa-bisa malah nggak mulai-mulai. Pake handycam dengan pencahayaan available light aja juga udah bisa jalan kok.
Kalo ibaratnya belajar menulis, yang penting kata-kata yang lo tulis dan susunannya udah bener, tulisannya sendiri nggak perlu bagus-bagus amat selama masih kebaca.
|
|
bima_p (User)
Pejuang Film
Posts: 64
|
Logged
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
Re:Lensa Camera 6 Months ago
|
Karma: 2
|
|
betul yang dikatakan bima,,jangan terpaku dengan alat..alat cuma 10%, otak lo 90%...
|
|
|
Logged
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|