Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Re:Ayat-Ayat Cinta (1 viewing) (1) Guest
Go to bottom Favoured: 0
TOPIC: Re:Ayat-Ayat Cinta
#794
Ayat-Ayat Cinta 8 Months, 4 Weeks ago Karma: 0  
Ayat-ayat Cinta [kalo gk mw baca reviewny langsung ke bawah aja]


Jenis Film: DRAMA
Pemain : FEDI NURIL, RIANTI CARTWRIGHT, CARISSA PUTRI, ZASKIA ADYA MECCA, MELANIE PUTRIA, HJ. MIEKE WIJAYA
Sutradara : HANUNG BRAMANTYO
Penulis : SALMAN ARISTO/GINATRI NOER/HABIBURRACHMAN EL SHIRA
Produser : DHAMOO PUNJABI, MANOJ PUNJABI
Produksi : MD PICTURES
Durasi : 120 MIN

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah (Fedi Nuril) adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah. Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya. Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah

Tersebutlah Maria Girgis (Carissa Putri). Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja. Lalu ada Nurul (Melanie Putria). Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak. Setelah itu ada Noura (Zaskia Adya Mecca). Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya

Terakhir muncullah Aisha (Rianti Cartwright). Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya. Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?



Jadi... gw udh baca bukunya dan bener2 gw saranin bwat baca!
Tp secara gw blm nonton ini film, jd gk bs nge review jg

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah bahwa AAC sepertinya adalah film Indonesia yang pertama kali di tayangkan di XXI yang biasanya hanya menayangkan film barat (tolong di koreksi bila salah)...
Lalu, AAC juga adalah salah satu film indonesia yang telah dibajak SEBELUM dirilis (lagi2, kalo salah tolong di koreksi )!

Blog Hanung Bramantyo:
http://hanungbramantyo.multiply.com/...12/AAC_BAJAKAN


Jadi... apa yang membuat film ini begitu 'record breaking'?

Trailer di websitenya:
http://www.mdpictures.net/index2.html
inthera (User)
Pejuang Film
Posts: 41
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  

#796
Re:Ayat-Ayat Cinta 8 Months, 4 Weeks ago Karma: 4  
Saya pikir, setelah materi film sebanyak 7 Rheel dibawa dari India menuju Jakarta, saya bisa sujud syukur dan berseru 'akhirnya film ini selesai juga.’ Sejauh yang saya bayangkan, tidak akan ada lagi persoalan besar yang menghadang. Tapi tidak sangka, hasil film ketika diperbanyak di lab Jakarta, hasilnya scratch, seperti nonton film ‘Janur Kuning’. Dua lab Film yang ada di Jakarta (yang ternyata satu-satunya lab di Negeri ini) tidak bisa menanggulangi persoalan itu. Belum lengkap seminggu ada di Jakarta, 7 Rheel Film Ayat-Ayat Cinta diterbangkan di Bangkok untuk diperbanyak sekaligus diberi Subtitle. Lagi-lagi kita kejar-kejaran dengan waktu karena paling tidak film harus sudah jadi tanggal 18 Februari untuk Gala Premiere di Plaza Senayan-Jakarta.
Di Bangkok, persoalan scratch terselesaikan dengan baik dengan cara melakukan duplicate negative film tersebut. Akhirnya, 70 copy film Ayat-Ayat Cinta terselesaikan dalam waktu satu minggu. Pada saat dilakukan pengiriman melalui bandara Swarnabhumi-bangkok, kita terganjal maskapai penerbangan Garuda. 70 Copy tidak boleh di bawa, harus melalui Kargo. Padahal beberapa producer pernah melakukan itu sebelumnya dalam airlines yang sama. Kita sempat berdebat panjang di depan counter check in. Akhirnya hanya 10 copy saja yang bisa kebawa, sisanya harus lewat Kargo. 4 orang yang semula menyertai saya membawa 70 copy tersebut akhirnya harus tinggal di Bangkok untuk mengurus pengiriman lewat Kargo. Saya semakin was-was karena isyu birokrasi di lembaga Bea Cukai bandara terkenal rumit dan banyak preman. Salah-salah film AAC terganjal di Bea Cukai.
Pada saat saya melakukan pengecekan ulang atas 10 Copy untuk keperluan Gala Premiere di Plaza Senayan, saya mendapatkan sms dari teman saya kalau AAC sudah ada bajakannya. Saya kaget, karena belum pernah sepanjang sejarah saya membuat film, pembajak membajak film Nasional. Saya punya kenalan pengusaha dvd bajakan di Glodok yang bahkan pernah bilang ‘Kita tidak membajak film-film Indonesia. Kasihanlah, film Indonesia kan lagi tumbuh. Sayang kalau dibajak. Film Amerika aja yang kita bajak. Mereka kan udah kaya.’ Saya tersenyum dalam hati. Moralitas kadang muncul tanpa kita duga dari jenis manusia seperti apa.
Persoalan moralitas dan manusia itu kemudian yang membawa saya menelusuri kebenaran berita pembajakan film AAC. Manusia seperti apa yang tega melakukannya? Moralitas seperti apa yang dia anut, kalau manusia kelas pembajak glodok (yang menyikapi bajakan sebagai bisnisnya) saja bisa menerapkan ukuran nilai atas produk yang dia bajak.
‘Saya sangat menyesal mendengar itu, Mas. Kini di Malang sedang geger’ begitu bunyi sms dari teman saya di Malang. Seperti sebuah bola salju yang tergulir, sms-sms lain datang dari Surabaya, Makasar, Jogja. Mereka tidak sekedar mengabarkan, tapi memberikan analisa detil gambar, suara dan hasil edit atas film bajakan AAC. Bahkan ada yang bilang kalau hasil bajakan tersebut sudah di komentari di internet. Subhanalloh!
Saya cuma bisa diam. Hati saya bergolak. Bukan karena film saya di bajak yang kemudian keuntungan yang saya terima sedikit. (Ah, lagi-lagi kalau kita bicara materi tidak akan ada habisnya). Mari kita membebaskan diri dari kecenderungan menilai pembajakan dari unsur materi. Hal paling besar dari pengaruh bajakan adalah: Penonton tidak dididik menghargai kualitas terbaik dari sutradara. Film Ayat-Ayat Cinta, sekalipun di bajakan bisa diikuti jalan ceritanya, tapi bukan kualitas terakhir dari sutradara-producer dan kru serta pemain. Artinya belum ada music yang layak (Masih musik kasar yang diambil dari film Schindler list, Kamasutra, Pasion of Christ, dsb), belum ada tata suara yang mendukung seperti suara Ustadz Jefri melantunkan ayat dan doa, suara Fahri di masjid Al Azhar saat Talaqi masih suara cewek, suara-suara atmosfer lalu lintas di Kairo juga belum masuk. Pendeknya, hasil dari bajakan tersebut belum layak untuk menjadi bahan apresiasi penonton. Jika sudah begitu, apakah penonton juga layak menilai sebuah produk yang memang belum layak untuk di apresiasi?
Kabarnya, saya mendengar justru yang mengkonsumsi AAC bajakan kebanyakan umat muslim pecinta novel AAC. Semoga berita itu tidak benar. Tapi terlepas dari semua itu, saya menyayangkan sikap siapapun yang terlibat, baik membajak maupun mengkonsumsi bajakan tersebut. Apalagi melakukan penilaian atas dasar film bajakan tersebut yang kemudian menghasut, mencerca dan menjelek-jelekkan filmnya dan calon penonton yang mau menonton di bioskop. Saya hanya bisa berharap kepada Alloh untuk memaafkan orang-orang yang melakukan itu. Bagi yang tidak melakukannya, saya ucapkan terima kasih yang paling dalam. Kepadanya, saya hanya berharap doa untuk saya tetap sabar dan tidak terpengaruh.
Jujur, sekali lagi bukan materi yang saya kejar. Lebih dari itu, film ini telah membuat saya mencintai lebih dalam agama Islam, karena keindahan Quran yang menekankan kesabaran dan keikhlasan umatnya.

Sumber : hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/12/AAC_BAJAKAN

Gw benci pembajak film Lokal
shela (User)
Ksatria Film
Posts: 239
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  
#809
Re:Ayat-Ayat Cinta 8 Months, 4 Weeks ago Karma: 0  
Memalukan...F**k pirates
fazrie (User)
Pejuang Film
Posts: 67
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  
#827
Re:Ayat-Ayat Cinta 8 Months, 4 Weeks ago Karma: 0  
Film luar boleh dibajak...

Film Indonesia nggak...

Ternyata si Hanung biar kata udah jadi sutradara tetep saja picik...


emang mas Hanung ga pernah pake barang bajakan yah?
Software, game, MP3, MSOffice, window dll asli semua yak?

.................................................. ............


ini beberapa quote dr forumer kaskus, kalaupun gk smw kyk bgini komen ny
trus ada satu lagi, tp gw gk temu2. dya bilang 'kalo org ngebela2in jgn ngebajak brg indo trus malah ngebajak film barat, itu sm aja bohong, kalo mw kafir jgn setengah2 trus ngaku suci'
ya krg lebih bgitu lah
jd mrasa bersalah jg hehehe
inthera (User)
Pejuang Film
Posts: 41
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  
#877
Re:Ayat-Ayat Cinta 8 Months, 3 Weeks ago Karma: 0  
jadi ngerasa bersalah dah nonton AAC bajakan......
always_alone (User)
Pejuang Film
Posts: 21
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  
#899
Re:Ayat-Ayat Cinta 8 Months, 3 Weeks ago Karma: 2  
bagi yang punya uang berlebih...bli donk yg asli

bagi yang pas2an.. heheheheh bli bajakan asal jgn di gandakan lagi
yatabe_in4 (User)
Ksatria Film
Posts: 257
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  
#915
Re:Ayat-Ayat Cinta 8 Months, 3 Weeks ago Karma: 0  
gw insya allah bkal beli yang asli
soalny seru aja kalo bs nonton film bagus berulang kali, dn gw rasa dvd ori yg indonesia lumayan bagus kualitas ny

inthera (User)
Pejuang Film
Posts: 41
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  
#921
Re:Ayat-Ayat Cinta 8 Months, 3 Weeks ago Karma: 0  
inthera wrote:
Film luar boleh dibajak...

Film Indonesia nggak...

Ternyata si Hanung biar kata udah jadi sutradara tetep saja picik...


emang mas Hanung ga pernah pake barang bajakan yah?
Software, game, MP3, MSOffice, window dll asli semua yak?

.................................................. ............


ini beberapa quote dr forumer kaskus, kalaupun gk smw kyk bgini komen ny
trus ada satu lagi, tp gw gk temu2. dya bilang 'kalo org ngebela2in jgn ngebajak brg indo trus malah ngebajak film barat, itu sm aja bohong, kalo mw kafir jgn setengah2 trus ngaku suci'
ya krg lebih bgitu lah
jd mrasa bersalah jg hehehe



Gua mah setuju kata Hanung...kenapa? karena Hollywood adalah tuhan dari dunia film, dan dengan dibajak filmnya, gak akan ngurangin pendapatan dia yang udah mendistribusikan filmnya ke mancanegara. n gua untuk belajar film daripada harus bli ori n dapet satu mending bli bajakan dapat banyak, n ngapain bikin kaya orang kaya trus bukan bangsa sendiri???
fazrie (User)
Pejuang Film
Posts: 67
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Logged Logged  
 
The administrator has disabled public write access.  
Go to top

                       

Copyright © 2008 filmpendek.org | Privacy Policy | Image Hosting

Gunakan minimum display setting 1024 x 768 dan Mozilla Firefox sebagai browser agar memperoleh tampilan website terbaik

eXTReMe Tracker
hit counters