RUU Pornografi... Meski RUU ini sudah di sah kan, mungkin Indonesia negara kita mendapatkan ancungan jempol dari negara-negara Timur. Tapi bagi kenyataan hidup RUU ini sama saja dengan omong kosong yang mencari sensasi, hukum yang mematikan. Hukum ini di buat katanya utuk menyadarkan orang-orang agar bisa mengurangi dosa mereka...Kenyataan Hukum ini tetap saja meimbulkan dosa, bertana apa dosanya??? Dosanya dengan di resmikannya Hukum ini, banyak para pekerja didunia hiburan menjadi menganggur. Jangan berfikiran jorok dulu, dunia hiburan yang dimaksud seperti para dancer night. Banyak para management dancer menutup usahanya karena RUU ini, karena mereka ketakutan bila Hukum dari masyarakat yang berjalan, dengan berkesempatannya Forum2 yang berbau Islami yang tanpa berfikiran logika mereka merasa diri mereka benar dan suci meng hakimi sendiri. Apa itu yang dimaksud pemerintah??? Mengilangkan dosa ko malah bikin dosa?? Bikin dosa apa maksudnya?? Ya dengan Hukum RUU ini, maka para pekerja dunia hiburan seperti dancer2 yang kurang beruntung dalam hidupnya akan mencari pekerjaan untuk mengisi perutnya dengan menjual diri. Lalu tidakakan jauh yang beli tubuh mereka ya pastinya yang berduit, dan orang2 berduit tidak jauh dari para PEJABAT. Jadi KORBAN RUU yang menganggur dan menjual diri, larinya untuk kebutuhan mereka yang membuat RUU ( Para Anggota Terhormat ). Based on my religi, sebagai seorang muslim aku berfikir kenapa para ANGGOTA TERHORMAT memutuskan RUU tersebut tidak berfikir cerdas. Apakah mereka berfikir solusi untuk mengatasi dampak RUU ini yang tentunya akan berkaian dengan pendapatan seseorang???? Bukan hanya batasan kreasi seni pemuda Indonesia saja. Tapi keputusan sudah di tetapkan dan desetujui. Andai pun di tarik aau di hapuskan, taruhannya adalah MALU... Mau di taro kemana muka Indonesia ini??? Bukanny para ANGGOTA TERHORMAT kita berfikir bagaimana agar SDM para pemuda Indoesia kita bisa berkreasi ko malah pada berfikir SOKSIALIS KESUCIAN AGAMA. Ada tidaknya Pornografi toh memang manusia sudah di takdirkan butuh akan suatu kenikmatan dalam hal seksualitas, semua tergantung pada manusia tersebut.Jangan MUNAFIK, apakah PARA ANGGOT TERHORMAT itu benar2 SUCI??? Non Cent!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Cobalah untuk berfikir bagaimana caranya menghargai SDM pemuda Indonesia, dengan memberikan kesejahteraan bagi mereka yang berkreasi. Bagaimana caranya??? Dibuat UU Tenaga kerja dengan lebih baik, atau UU yang mengatakan bahwa Pemuda Indoesia Berhak atas kesejahteraan.. Apa gunanya Kalimat " Setiap Warga Negara Indonesia Berhak mendapatkan kesejahteraan???" Dalam UU hal tersebut bisa kita lihat.... So, jangan SOK Suci. Berfikir lah ap dampak keputusan kalian para ANGGOTA TERHORMAT benar2 tidak membuat susah hidup ORANG???!!!!!
Users' Comments (1)
|
|
|