Tips Kriteria Penilaian Foto Jurnalistik
Senin, 11 Pebruari 2008
 
Views 408
Favoured 22

Oleh : Eddy Hasby

Foto jurnalistik yang baik tidak hanya sekedar folus secara teknis,
namun juga fokus secara cerita. Fokus dengan teknis adalah gambar
mengandung tajam dan kekaburan yang beralasan. Ini dalam artian
memenuhi syarat secara teknis fotografi. Fokus secara cerita, kesan,
pesan dan misi yang akan disampaikan kepada pembaca mudah dimengerti
dan dipahami.

Kelompok kerja PWI bidang Foto Jurnalistik penah membuat suatu rumusan
di untuk menilai sebuah foto jurnalistik yang dilihat dari kuat
lemahnya sosok penampilan foto berita ialah :

1. Kehangatan/Aktual
Sesuai dengan prasyarat umumnya sebuah berita, subyeknya bukan
merupakan hal basi, sehingga betapapun suksesnya pengambilan sebuah
foto bila tidak secepatnya dipublikasikan, sebuah foto belumlah
memiliki nilai berita.
 
Photograph by Sugiharto, Surya Daily
Musibah Pacuan Kuda
Petugas official pacuan kuda di pertarungan kelas E 1.200 meter Piala
Wakil Gubernur Jatim, tertabrak kuda di arena pacuan yang berlangsung
di Pantai Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (27/1). Korban selamat
meski sempat pingsan karena kerasnya sepakan kaki kuda yang menghantam
tubuhnya. Surya/Habibur Rohman


2. Faktual
Subyek foto tidak dibuat-buat atau dalam pengertian diatur sedemikian
rupa. Rekaman peristiwa terjadi spontan sesuai dengan kenyataan yang
sesungguhnya, karena ini berkaitan dengan suatu kejujuran.

3. Informatif
Foto mampu tampil dan dalam lebatan yang dapat ditangkap apa yang ingin
diceritakan di situ, tanpa harus dibebani oleh sekeranjang kata.
Pengertian informatif bagi tiap foto perlu ukuran khas. Sedikit berbeda
dengan sebuah penulisan yang menuntut unsur 5W + 1H dalam suatu paket
yang kompak, maka dalam sebuah foto jurnalistik minimal unsur who
(siapa), why (mengapa) jika itu menyangkut tokoh dalam sebuah
peristiwa. Dan keterangan selanjutnya untuk melengkapi unsur 5W + 1H
(sebagai pelengkap informasi) ditulis pada keterangan foto (caption).

4. Misi
Sasaran esensial yang ingin dicapai oleh penyajian foto berita dalam
penerbitan, mengandung misi kemanusian – merangsang publik untuk
menghargai apa yang patut dihargai atau sebaliknya menggugah kesadaran
mereka untuk memperbaiki apa yang dianggap brengsek.

5. Gema
Gema adalah sejauh mana topik berita berita menjadi pengetahuan umum,
dan punya pengaruh terhadap kehidupan sehari-hari dalam skala tertentu.
Apakah satu peristiwa atau kejadian cuma bersifat lokal, nasional.
regional atau internasional.

6. Aktraktif
Menyangkut sosok grafis foto itu sendiri yang mampu tampil secara
mengigit atau mencekam, baik karena komposisi garis atau warna yang
begitu terampil maupun ekspresif dari subyek utamanya yang amat
dramatis.



Share this video/article :
Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Simpy!Newsvine!Furl!Blogmarks!Yahoo!Ma.gnolia!FeedMeLinks!BlinkBits!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!

Quote this article in website Favoured

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2009 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >

Copyright 2008 filmpendek.org | Privacy Policy

Gunakan minimum display setting 1024 x 768 dan Mozilla Firefox sebagai browser agar memperoleh tampilan website terbaik